Menulis , Memberi Setulus hati
Al ‘Ashr: 1-3
......................kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.” (Al ‘Ashr: 1-3)
Rabu, 23 Maret 2011
Selasa, 15 Maret 2011
Laraku....
obat penawar pun tlh ku minum... namun kepala yang berat n sangat masih trasa
....
mencoba berikhlas atas nasib diri ini
Apakah takdir diri ini seperti ini
Ku berharap bila ini tkdir yang kujalani
Ku mohon dengan sangat Yaa Allah
jadikan kelak ia imamku yang mengantarkanku ke surga-Mu yaaa Rabb
Aq ingin rasanya cepat ingin berjumpa denganmu Ya Allah Ya rabb
tanpa hijab sedikitpun
Ya Allah Ya Rabb ... hitungan detik, menit, waktu ke waktu terus bergulir
akankah ada keajaiban untuk diri ini
untuk diri ini yang Rapuh
diri ini yang lemah tanpa-Mu
Ku berharap bila ia menjadi kebaikan untukku dunia dan akhiratku
bila ia menjadi kebahagianku
maka ku mohon jadikanlah ia untukku
namun bila tidak Ya Allah
ku mohon jauhkan ia dariku
berilah pengganti yg lebih baik dari itu
ku mohon Engkau meridhoi-Nya
Dalam lara yang sangat...
disaat musim hujan
di islamic centre
15 Maret 2011
Senin, 28 Februari 2011
Al- Hilm ( Santun n Sabar)
“ Sesungguhnya di dalam dirimu ada dua akhlak yang dicintai Allah dan Rosul-Nya, yaitu santun dan sabar” (Hr. Bukhori, Muslim, Ahmad )
Al-Hilm adalah sikap tenang dan lembut yang tidak menggampangkan timbulnya amarah jiwa.
Menurut Said bin Ali Al-Qattani,
Al-Hilm adalah sebagai penahan diri dari gejolak marah, yaitu suatu kondisi pertengahan antar 2 sifat negatif ( marah dan hina). Jika seseorang terpancing emosinya tanpa berfikir lagi maka ia hina, sebaliknya jika ia bersikap sabar, padahal ia mampu untuk membalas, maka kesabarannya itu bernilai positif.
AL-hilm (santun) sering disebut juga dengan rifqoh (lemah lembut)
”Sesungguhnya Allah menyukai kelemahlembutan dalam segala urusan” (Hr. Bukhari dan Muslim)
Sikap hilm yang Allah SWT gambarkan dalam Al-Qur’an :
” ...dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan salam.” (Al-Furqon: 63)
” ... dan apabila mereka bertemu dengan orang-orang yang mengerjakan pekerjaan yang tidak berfaidah, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya.” (Al-Furqon: 72)
Contoh Al-Hilm dalam kehidupan Rosulullah:
- Dari Abu Hurairoh ra, ia berkata: ada seorang badui kencing di dalam masjid, kemudian orang-orang bangkit untuk memukulnya, tetapi Rosulullah SAW melarangnya dan bersabda: ” Biarkan dia, tuangkanlah pada kencing itu setimba air. Sesungguhnya aku diutus untuk mempermudah bukan mempersulit” (Hr. Bukhori)
- Dari Anas ra., ia berkata:” Saya pernah berjalan bersama Rasulullah SAW, waktu itu beliau membawa selimut najran yang tebal pinggirnya dan bertemu dengan seorang badui, kemudian ia menarik-narik selendang beliau dengan kuat. Saya melihat leher beliau terdapat bekas ujung selimut karena kerasnya tarikan orang badui itu. Kemudian ia berkata: ” Wahai Muhammad, berikanlah kepadaku harta Allah yang ada padamu!” Beliau menoleh kepada orang badui itu, sambil tersenyum beliau menyuruh untuk memenuhi permintaan orang badui itu”. (Hr. Bukhori, Muslim)
Perbedaan Al-Hilm dengan Sabar:
Jika ada seseorang yang marah kemudian ia mampu meredam dan menghentikan emosinya, maka orang tersebut belum mencapai derajat hilm.
Keutamaan Al-Hilm
- Akhlak yang disukai Allah dan Rosul-Nya
“ Sesungguhnya di dalam dirimu ada dua akhlak yang dicintai Allah dan Rosul-Nya, yaitu santun dan sabar” (Hr. Bukhori, Muslim, Ahmad )
- Diharamkannya neraka oleh Allah
” ...Neraka diharamkan pada setiap orang yang mendekatkan diri kepada Allah, yang bersikap lemah lembut, lunak dan suka mempermudah” (Hr.Tirmidzi)
- Terbukanya pintu-pintu kebaikkan
Dari Jarir bin Acdullah ra, ia berkata: Saya mendengar Rosulullah saw bersabda:” Siapa saja yang terhalang untuk bersikap lemah lembut, berarti ia terhalang untuk berbuat berbagai macam kebaikkan” (Hr.Muslim)
- Membuat jadi indah
Dari Aisyah ra,: ia berkata: Nabi saw bersabda: ”Sesungguhnya bersikap lemah lembut dalam sesuatu, berarti memperindahnya dan tidak adanya sikap lemah lembut dalam sesuatu berarti memperjeleknya” (Hr. Muslim)
Kiat-kiat melatih Al-Hilm:
- Memikirkan tentang keutamaan al-hil, lemah lembut, menahan marah dan menguasai diri
- Menakuti dirinya tentang siksaan Allah
Dalam hal ini ia bisa berkata” kekuasaan Allah atasku lebih besar dari kekuasaanku terhadap orang ini. Andaikata aku mengumbar amarahku, maka aku tidak akan aman jika Allah mengumbar amarah-Nya kepadaku pada hari kiamat. Padahal aku sangat membutuhkan ampunan-Nya.
Allah berfirman pada adam, ”Wahai adam, ingatlah Aku tatkala engkau marah, niscaya Aku akan mengingatmu tatkala Aku murka. Aku tidak akan membinasakanmu seperti orang yang Aku binasakan”
- Memperingatkan dirinya tentang akibat jika tidak santun
Tentunya tidak ada pahala jika ia marah, serangan orang-orang yang tidak suka terhadap kehormatan dan kegembiraannya jika ia mendapat musibah
Wallahu’alam bishowwab
maraji: Minhajul Qashidin – Ibnu Qudamah
Sabtu, 22 Januari 2011
Prosedur Sintesa Metil Salisilat
Prosedur Sintesa Metil Salisilat
1. Masukkan asam salisilat dalam labu bulat, tambahkan methanol, asam sulfat pekat, kocok hingga sempurna, beri batu didih2. Pasang labu dengan pendingin balik (refluks), panaskan di atas penangas air selama 5 jam. Pemanasan setelah 5 jam larutan akan menjadi 2 lapisan
3. Dinginkan labu tersebut, dan gantilah dengan pendingin liebig untuk mendestilasi sisa methanol, pergunakan penangas air. Cek pada suhu berapa larutan destilat pertama kali menetes
4. Biarkan labu menjadi dingin, dan pindahkan isi labu ke dalam corong pisah, serta tambahkan 250 ml air kocok kuat – kuat, biarkan sampai terbentuk 2 lapisan. Lapisan air di decanter
5. Alirkan lapisan ester ke dalam Erlenmeyer, cuci dengan 25 ml air. Tambahkan 25 ml larutan Na. bicarbonate jenuh, hingga bebas asam, cek dengan Ph UNIVERSAL
6. Cuci dengan 25 ml air, pisahkan dari lapisan air. Lapisan air di decanter.
7. Sisa air diserap dengan tamhkan Magnesium sulfat anhidrat, diamkan selama 30 menit
8. Pisahkan ester dengan bantuan corong pisah
9. Tamping hasil dalam labu destilasi kecil (50ml0, destilasi di atas penangas paraffin
10. Bila didapat destilat pada suhu dibwah titik didih metal salisilat (222°). Lakukan destilasi kembali
Rabu, 28 Juli 2010
Muhasabah Cinta
Wahai pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dari Mu
Kupasrahkan semua pada Mu
Tuhan baru kusadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini ku harapkan cinta Mu
Reff
Kata kata cinta terucap indah
Mengalir berdzikir di kidung do’a ku
Sakit yang kurasa biar
Jadi penawar dosaku
*
Butir butir cinta air mataku
Terlihat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya Illahi Muhasabat cintaku
Tuhan kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku dengan Mu
Back to Reff
Back to *
Repeat Reff 2x